Rabu, 30 Mei 2012

The Swordless Samurai

The Swordless Samurai
Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI
Penulis: Kitami Masao
Penerbit: Kansha Books
Terbit: Februari 2009
Genre: Historical Fiction
ISBN: 978-979-193-370-4
Halaman: 262
Ukuran: 12,5 x 19
Harga: Rp. 49.800
Status: NFS

***********
Sinopsis
Jepang abad ke-16 merupakan zaman pembantaian dan kegelapan. Zaman dimana satu-satunya hukum yang ada adalah hukum pedang.

Dalam tatanan masyarakat hierarkis yang kaku dan melarang keras penyatuan kelas sosial, Hideyoshi lahir sebagai seorang anak petani miskin. Hideyoshi yang hanya setinggi 150 senti dan berbobot lima puluh kilogram serta tidak memiliki kemampuan bela diri, tampaknya mustahil untuk menjadi seorang samurai. Tetapi dialah yang menjadi pemenang tunggal dari perang berkepanjangan dan berhasil menyatukan negeri yang sudah tercabik-cabik selama lebih dari 100 tahun. Dialah Sang Samurai Tanpa Pedang.

Minamoto no Yoritomo

Minamoto no Yoritomo
Penulis: Eiji Yoshikawa
Penerbit: Kansha Books
Terbit: Februari 2012
Genre: Historical Fiction
ISBN: 978-602-97196-3-5
Halaman: 388
Ukuran: 14 x 21 cm
Kertas: Bookpaper
Harga: Rp. 59.800

****************
Sinopsis
Peperangan antara Minamoto no Yoshitomo dengan Taira no Kiyomori pada pemberontakan Heiji, berakhir dengan kekalahan klan Minamoto. Perintah penangkapan dan hukuman mati para pengikut dan keluarga Yoshitomo pun disebarkan.

Novel ini menceritakan kehidupan Yoritomo dan Ushiwaka dari klan Minamoto mulai dari pelarian mereka, kehidupan di rumah tahanan dan di pengasingan, hingga akhirnya membentuk kekuatan untuk menghancurkan klan Taira, yang pada saat itu menjadi penguasa mutlak di Jepang.

Snow – Di Balik Keheningan Salju

Judul Snow – Di Balik Keheningan Salju
No. ISBN 9789790240155
Penulis Orhan Pamuk
Penerbit Serambi
Tanggal terbit Maret – 2008
Jumlah Halaman 731
Jenis Cover Soft Cover
Dimensi(L x P) 130x205mm
Kategori Politik-Hukum

SINOPSIS:
Salju mulai turun ketika seorang wartawan dan penyair bernama Ka tiba di Kars, sebuah kota kecil di perbatasan Turki.
Diawali keinginannya untuk menyelidiki kasus bunuh diri yang semakin mewabah di kalangan wanita muda kota itu, juga hasrat untuk menemukan cinta masa lalunya, tanpa sadar Ka terseret di dalam gejolak kemelut Kars. Konflik antargerakan Islam, pertikaian antara agama dan sekularisme, serta aparat penguasa yang bertindak sewenang-wenang hanyalah segelintir persoalan di tengah gunung es masalah di kota yang terisolasi selama berkecamuknya badai salju yang ganas itu.
***
Snow adalah sebuah kisah tentang kesulitan yang dihadapi oleh sebuah bangsa yang terbelah antara tradisi, agama, dan modernisasi. Di tangan Pamuk, seluruh permasalahan itu tersaji menjadi sebuah kisah thriller politik yang mencekam dan meninggalkan kesan mendalam.
***

Catatan Pinggir 2

Catatan Pinggir 2

Judul : Catatan Pinggir 2
Penulis: Goenawan Mohamad
Penerbit: Pustaka Utama Grafiti
ISBN: 9794440698 (ISBN13: 9789794440698)
Ukuran: 14,5 x 21 cm
Harga: Rp 95,000
Status: NFS

Sabtu, 28 April 2012

Perempuan di Titik Nol

Judul : Perempuan di Titik Nol
Penulis : Nawal el-Saadawi
Penerbit : Yayasan Obor Indonesia
Cetakan : IX, 2006 Tebal : xix + 156 hlm




Karya Nawal el Sa'adawi: Gugatan yang Mengusik
Farha Ciciek*)
Dosen Universitas Nasional, Jakarta 


Dia adalah seorang dokter dan pejuang hak asasi manusia. Dia terutama memperjuangkan hak perempuan melalui berbagai tulisannya yang kontroversial. Sejumlah karangannya, baik berupa fiksi, semisal God Dies by the Nile, The Hidden Face of Eve, Two Women in Love, Memoirs of a Lady Doctor, Death an ex Minister, The Chant of the Children Circle, Women at Point Zero, A Moment of Truth, dan Little Sympathy, maupun karangan nonfiksi, seperti Women in the Arabs, Women and Sex, Women and Psychological Conflict, dan Memoirs of Women's Prison, sarat dengan gagasan yang radikal sehingga sering menggoyahkan "stabilitas masyarakat" dan membuat gusar penguasa baik sekuler maupun agama. Di negeri asalnya itu, Nawal el Sa'adawi menyengat banyak pihak, hingga keberaniannya itu menyebabkan dia dijebloskan ke dalam penjara dan kehilangan pekerjaannya. Karya-karyanya sering disensor atau bahkan dilarang di Mesir dan juga berbagai negeri Arab seperti Libia dan Arab Saudi. Meski demikian, semua karyanya yang terlarang akhirnya dicetak di Lebanon dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dunia, bahkan diterbitkan oleh berbagai penerbit negara Barat. 


Jumat, 27 April 2012

Senopati Pamungkas #2


Judul Senopati Pamungkas #2
Author Arswendo Atmowiloto
Publisher Gramedia Pustaka Utama (GPU)
Ukuran : 17 x 24 cm
Tebal : 1612 halaman
Terbit : Maret 2004
Cover :
ISBN : 979-22-0426-1
No Produk : 40104003

************
Sinopsis
Sinopsis Baginda Raja Sri Kertanegara membawa Keraton Singasari ke puncak kejayaan yang tiada taranya pada awal sejarah keemasan. Pasukan Tartar yang berhasil menaklukkan dunia dipecundangi. Umbul-umbul berlambang singa berkibar ke seberang lautan.

Idenya mendirikan Ksatria Pingitan, semacam asrama yang mendidik para prajurit sejak usia dini, menghasilkan banyak ksatria. Di antaranya Upasara Wulung, yang sepanjang usianya dihabiskan di situ.

Upasara Wulung terlibat dalam intrik Keraton, perebutan kekuasaan, pengkhianatan, keculasan, terseret arus jago-jago kelas utama: mulai dari Tartar di negeri Cina, Pu’un Banten, puncak gunung, dengan segala ilmu yang aneh. Juga lintasan asmara yang menggeletarkan.

Ilmu segala ilmu itu adalah Tepukan Satu Tangan, di mana satu tangan lebih terdengar daripada dua tangan. Di banyak negara diberi nama berbeda, tetapi intinya sama. Pasrah diri secara total.

Diangkat sebagai senopati oleh Raden Wijaya, yang mendirikan Majapahit dengan satu tekad: “Seorang brahmana yang suci bisa bersemadi, tetapi seorang ksatria mempunyai tugas bertempur, membela tanah kelahiran.”

*******************

Senin, 23 April 2012

Membumikan Syariat Islam : Keluwesan Aturan Ilahi untuk Manusia

Membumikan Syariat Islam : Keluwesan Aturan Ilahi untuk Manusia
Penerbit: Mizan
Penulis: Dr. Yusuf Qardhawi
Edisi: Pertama
Tahun No
Jumlah Halaman: 344

Sinopsis:
Banyak kalangan mengkhawatirkan penerapan syariat Islam sebagai landasan negara, termasuk sebagian kaum Muslim. Mereka memandang syariat Islam dari sisi lahiriahnya saja, tidak sampai pada tujuan-tujuan penerapannya (maqashid syar'iyyah). Bahkan, mereka hanya mengaitkan syariat Islam dengan hukuman pancung, rajam, cambuk, dan potong tangan: sadis! Padahal, di balik hukuman-hukuman itu terdapat kebajikan Ilahi untuk memelihara kemaslahatan manusia. Di sisi lain, banyak aturan Islam yang berwajah ramah kurang diekspos.