Tampilkan postingan dengan label Pergolakan Pemikiran Islam: Cattatan Harian Ahmad Wahib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pergolakan Pemikiran Islam: Cattatan Harian Ahmad Wahib. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 April 2012

Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib


Judul: “PERGOLAKAN PEMIKIRAN ISLAM: CATATAN HARIAN AHMAD WAHIB”
Penulis : Djohan Effendi Ismed Natsir (Ed.)
Cetakan : ke-6, Tahun 2003
Halaman : 404 Halaman (Soft Cover)
Dimensi(LxP) : 17,5X11 cm, 345 gr
Cetusan-cetusan dari pergulatan pikiran itu tampak dan sangat mewarnai catan-catan hariannya. Karena itu tidak mengherankan apabila banyak hal-hal yang ditulisnya cukup membuat dahi kebanyakan orang mengkerut, lebih-lebih bagi mereka yang menganggap apa yang dipersoalkannya adalah soal-soal yang tabu dan final. Akan tetapi saya rasa, bagaimanapun keyakinan kita masing-masing, catatan harian almarhum Ahmad Wahib ini cukup mengsankan. Bahkan mungkin akan merangsang dan menggoda pikiran kita. Paling tidak, bisa memahami pergulatan pikiran seorang anak muda yang sedang mencari. Orang boleh seatuju atau menolak pikiran-pikiran almarhum Ahmad Wahib, tetapi ia yang berperwakan kecil, walau meninggal dalam usia yang masih muda, ternyata hidupnya atidak sia-sia. Dan bagi kawan-kawannya, catatan harian alamarhum ini merupakan warisan yang sangat berharga.
– (H.A Mukti Ali).
“Aku bukan nasionalis, bukan katolik, bukan sosialis. Aku bukan buddha, bukan protestan, bukan westernis. Aku bukan komunis. Aku bukan humanis. Aku adalah semuanya. Mudah-mudahan inilah yang disebut muslim”. – Catatan Harian 9 Oktober 1969 -